“Laa ilaaha illallah” adalah kunci kebahagiaan.
“Laa ilaaha illallah” adalah kunci kemenangan.
“Laa ilaaha illallah” adalah kunci keberuntungan dan kesuksesan.
Ia adalah jalan menuju ketenangan dan ketentraman, jalan menuju kekuatan dan kemuliaan.

Kalimat ini adalah kalimat yang dengannya Allah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab-Nya. Demi kalimat inilah diciptakan dunia dan akhirat, surga dan neraka. Dalam perkara kalimat ini pula ditentukan kesengsaraan dan kebahagiaan. Dengan kalimat ini pula manusia menerima catatan amalnya, apakah dengan tangan kanan atau tangan kiri. Dengannya pula keselamatan dari api neraka setelah melewatinya.

Dengan kalimat ini Allah mengambil perjanjian, dan atasnya manusia akan diberi balasan serta dihisab. Tentangnya pula manusia akan ditanya pada hari pertemuan, sebagaimana firman Allah:

﴿فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ﴾
“Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua tentang apa yang telah mereka kerjakan.”

Kalimat ini adalah kalimat syahadat dan kunci menuju negeri kebahagiaan. Ia merupakan pokok agama, fondasinya, dan inti ajarannya.

﴿فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انفِصَامَ لَهَا﴾
“Barang siapa ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus.”

“Laa ilaaha illallah” adalah kalimat takwa:

﴿وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوَىٰ وَكَانُوا أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا﴾

Ia juga merupakan ucapan yang kokoh:

﴿يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ﴾

Ia adalah kalimat yang baik:

﴿ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ﴾

Akar kalimat ini kokoh di dalam hati seorang mukmin, dan cabangnya adalah amal saleh yang terangkat ke langit menuju Allah ﷻ.

Kalimat inilah yang menjadi tujuan diutusnya para rasul. Tidak ada seorang rasul pun kecuali mengajak kaumnya kepada “Laa ilaaha illallah”, dan mereka pun disakiti karenanya.

Kalimat ini adalah tingkatan iman yang paling tinggi. Nabi ﷺ bersabda:
“Iman itu memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, yang paling tinggi adalah ‘Laa ilaaha illallah’, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan.”

Ia juga merupakan dzikir yang paling utama. Dalam hadis disebutkan:
“Dzikir yang paling utama adalah ‘Laa ilaaha illallah’, dan doa yang paling utama adalah ‘Alhamdulillah’.”

Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Sesungguhnya Allah mengharamkan neraka bagi orang yang mengucapkan ‘Laa ilaaha illallah’ dengan mengharap wajah Allah.”


Syarat-syarat “Laa ilaaha illallah”

Kalimat ini memiliki syarat-syarat yang jika dipenuhi, maka akan diterima dan seseorang akan meraih janji Allah berupa masuk surga:

  1. Ilmu, yaitu mengetahui bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.
    ﴿فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ﴾
  2. Keyakinan, tanpa keraguan bahwa hanya Allah yang berhak disembah.
    ﴿ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا﴾
  3. Penerimaan, menerima kalimat ini tanpa menolaknya.
    ﴿أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَهًا وَاحِدًا﴾
  4. Ketundukan dan kepasrahan kepada Allah.
    ﴿وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ﴾
  5. Kejujuran, mengucapkannya dengan benar, bukan dusta.
    ﴿وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ﴾
  6. Ikhlas, memurnikan ibadah hanya untuk Allah.
    “Barang siapa mengucapkan ‘Laa ilaaha illallah’ dengan ikhlas dari hatinya, ia masuk surga.”
  7. Cinta, mencintai kalimat ini, mencintai Allah, serta mencintai dan membenci karena Allah.
    Dalam hadis:
    “Tiga perkara yang jika ada pada seseorang, ia akan merasakan manisnya iman…”

Doa:

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang mengamalkan “Laa ilaaha illallah”, termasuk orang-orang yang menyeru kepadanya, yang hidup dengannya dan wafat di atasnya, serta masuk surga karenanya, dan termasuk orang-orang yang merealisasikan syarat-syaratnya. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan.

Ya Allah, jadikanlah akhir ucapan kami di dunia ini adalah “Laa ilaaha illallah”.
Ya Allah, wafatkanlah kami dalam keadaan Muslim dan gabungkanlah kami dengan orang-orang yang saleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *