Daging qurban adalah daging hasil penyembelihan hewan (sapi, kambing, domba, atau unta) pada hari Raya Idul Adha dan hari Tasyrik (11-13 Dhul-Hijjah) sebagai bentuk ibadah. Daging ini wajib dibagikan, minimal sepertiganya untuk fakir miskin, sementara sisanya boleh untuk yang berkurban dan hadiah.
Ketentuan dan Pengelolaan Daging Qurban:
- Pembagian: Umumnya dibagi menjadi tiga bagian: 1/3 untuk shohibul qurban (yang berkurban), 1/3 untuk sedekah (fakir miskin), dan 1/3 untuk hadiah (tetangga/teman).
- Waktu Penyembelihan: Dimulai setelah shalat Idul Adha hingga matahari terbenam pada hari Tasyrik terakhir (13 Dhul-Hijjah).
- Jenis Hewan: Kambing/domba untuk 1 orang, sementara sapi/unta dapat digunakan untuk 7 orang.
- Tips Mengolah: Daging qurban sebaiknya dibersihkan dan dipotong sesuai kebutuhan, lalu direbus atau dimasak dengan teknik lambat (slow cooking) agar empuk. Penggunaan bahan alami seperti daun pepaya atau nanas dapat membantu melunakkan daging.
- Penyimpanan: Daging sebaiknya tidak dicuci sebelum dimasukkan ke dalam freezer untuk menjaga kualitasnya, dan disimpan dalam wadah tertutup rapat.
Ide Olahan Daging Qurban:
- Rendang: Masak santan dengan bumbu lengkap hingga berminyak dan daging empuk.
- Sate: Daging kambing/sapi dipotong dadu, dimarinasi, dan dibakar.
- Sup/Soto: Kaldu daging yang pekat dengan bumbu rempah.
- Oseng-oseng Mercon: Masakan pedas menggunakan daging sandung lamur atau iga.
