Sesungguhnya akidah lebih berharga daripada tanah, tempat tinggal, dan tanah air. Sesungguhnya Islam jauh lebih berharga daripada harta yang melimpah berupa emas dan perak, kuda-kuda pilihan, hewan ternak, serta berbagai hasil pertanian, bahkan lebih berharga daripada segala kenikmatan kehidupan dunia.

Makna ini tampak begitu jelas dalam kisah hijrahnya Nabi yang mulia ﷺ bersama sahabatnya, Ash-Shiddiq Abu Bakar رضي الله عنه, ketika keduanya meninggalkan tanah yang penuh keberkahan, tanah suci yang aman, dan negeri yang baik.

Nabi ﷺ sendiri menggambarkan kedudukan Makkah yang begitu mulia. Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Adi bin Hamra’ Az-Zuhri رضي الله عنه, dari Rasulullah ﷺ, bahwa beliau bersabda ketika berbicara kepada Makkah:

«وَاللَّهِ، إِنَّكِ لَخَيْرُ أَرْضِ اللَّهِ، وَأَحَبُّ أَرْضِ اللَّهِ إِلَى اللَّهِ، وَلَوْلَا أَنِّي أُخْرِجْتُ مِنْكِ مَا خَرَجْتُ»

“Demi Allah, sungguh engkau adalah sebaik-baik bumi Allah dan bumi Allah yang paling dicintai oleh Allah. Seandainya aku tidak diusir darimu, niscaya aku tidak akan meninggalkanmu.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya, serta At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dalam kitab Sunan mereka dengan sanad yang sahih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *