Faedah Dzikir tentang Keutamaan Istighfar

Betapa indah hati yang selalu memikirkan keridaan Tuhannya, lisannya tidak pernah lelah berdzikir kepada Allah ﷻ, dan anggota tubuhnya digunakan untuk beribadah serta taat kepada-Nya.

Di antara hal yang baik untuk selalu diingat adalah berbagai motivasi dalam segala aspek kehidupan, termasuk keutamaan istighfar (memohon ampun kepada Allah). Semoga Allah menjadikan kita semua sebagai pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan.


Keutamaan Istighfar

  1. Merupakan bentuk ketaatan kepada Allah
  2. Menjadi sebab diampuninya dosa ﴿فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا﴾
    Artinya: “Maka aku berkata: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun.”
  3. Mendatangkan hujan ﴿يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا﴾
    Artinya: “Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu.”
  4. Menambah harta dan anak ﴿وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ﴾
    Artinya: “Dan Dia akan memperbanyak harta dan anak-anakmu.”
  5. Memasukkan ke dalam surga ﴿وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ﴾
    Artinya: “Dan Dia akan menjadikan untukmu kebun-kebun (surga).”
  6. Menambah kekuatan dalam berbagai aspek ﴿وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَىٰ قُوَّتِكُمْ﴾
    Artinya: “Dan Dia akan menambah kekuatan di atas kekuatanmu.”
  7. Memberikan kenikmatan hidup yang baik ﴿يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا﴾
    Artinya: “Dia akan memberi kenikmatan hidup yang baik kepadamu.”
  8. Menolak azab (bala) ﴿وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ﴾
    Artinya: “Allah tidak akan mengazab mereka selama mereka beristighfar.”
  9. Memberikan keutamaan kepada yang berhak ﴿وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ﴾
    Artinya: “Dan Dia akan memberikan kepada setiap orang yang mempunyai keutamaan, keutamaannya.”
  10. Manusia sangat membutuhkan istighfar, karena mereka berbuat dosa siang dan malam. Jika mereka beristighfar, Allah akan mengampuni mereka.
  11. Menjadi sebab turunnya rahmat

﴿لَوْلَا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ﴾
Artinya: “Mengapa kalian tidak memohon ampun kepada Allah agar kalian mendapat rahmat?”

  1. Menjadi penutup (penghapus) dosa dalam suatu majelis
  2. Meneladani Nabi ﷺ, karena beliau beristighfar:
  • 70 kali sehari
  • dalam riwayat lain: 100 kali sehari

Perkataan Ulama tentang Istighfar

  1. Luqman berkata kepada anaknya:
    “Wahai anakku, biasakan lisanmu mengucapkan: ‘Ya Allah, ampunilah aku’, karena ada waktu-waktu di mana Allah tidak menolak doa.”
  2. Aisyah رضي الله عنها berkata:
    “Beruntunglah orang yang mendapati dalam catatan amalnya banyak istighfar.”
  3. Qatadah رحمه الله berkata:
    “Al-Qur’an menunjukkan penyakit dan obat kalian: penyakit kalian adalah dosa, dan obatnya adalah istighfar.”
  4. Abu al-Minhāl berkata:
    “Tidak ada teman di dalam kubur yang lebih baik daripada istighfar.”
  5. Hasan al-Basri رحمه الله berkata:
    “Perbanyaklah istighfar di rumah, di meja makan, di jalan, di pasar, dan di majelis kalian, karena kalian tidak tahu kapan ampunan turun.”
  6. Seorang Arab Badui berkata:
    “Barangsiapa tinggal di negeri kami hendaknya memperbanyak istighfar, karena bersama istighfar ada hujan.”

Waktu-Waktu Istighfar

Istighfar disyariatkan setiap waktu, namun:

  • Wajib saat melakukan dosa
  • Dianjurkan setelah ibadah, seperti:
    • setelah shalat (3 kali)
    • setelah haji
  • Dianjurkan pada waktu sahur (akhir malam), karena Allah memuji orang yang beristighfar di waktu tersebut

Bentuk-Bentuk Istighfar

  1. Sayyidul Istighfar (yang paling utama): “اللهم أنت ربي لا إله إلا أنت…”
    (Doa lengkap memohon ampun)
  2. أستغفر الله
    → “Aku memohon ampun kepada Allah”
  3. رب اغفر لي
    → “Wahai Tuhanku, ampunilah aku”
  4. “اللهم إني ظلمت نفسي فاغفر لي…”
    → “Ya Allah, aku telah menzalimi diriku, maka ampunilah aku”
  5. “رب اغفر لي وتب علي إنك أنت التواب الغفور”
  6. “رب اغفر لي وتب علي إنك أنت التواب الرحيم”
  7. “اللهم إني ظلمت نفسي ظلماً كثيراً…”
  8. “أستغفر الله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم وأتوب إليه”

Allah berfirman:

﴿وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً…﴾
(QS. Ali Imran: 135)

Artinya:
“Dan orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, mereka mengingat Allah lalu memohon ampun atas dosa-dosa mereka—dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah—dan mereka tidak terus-menerus dalam dosa itu sedangkan mereka mengetahui.”


Penutup

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang banyak beristighfar, dan mengumpulkan kita semua di dalam surga-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *