Mengapa Kamu Tidak Shalat?
- Tahukah engkau bahwa Allah عز وجل memerintahkanmu untuk mendirikan shalat?
Allah Ta‘ala berfirman:
﴿ حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ ﴾
“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah karena Allah dengan penuh ketaatan.”
(QS. Al-Baqarah: 238)
- Tahukah engkau bahwa shalat adalah wasiat terakhir Rasulullah ﷺ sebelum beliau meninggal dunia?
Beliau ﷺ bersabda ketika detik-detik terakhir kehidupannya:
«الصَّلَاةَ الصَّلَاةَ، وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ»
Artinya:
“Jagalah shalat, jagalah shalat, dan perhatikanlah hamba sahaya yang kalian miliki.”
- Tahukah engkau bahwa shalat adalah kunci segala kebaikan?
Ibn Qayyim al-Jawziyyah رحمه الله berkata:
“Shalat mendatangkan rezeki, menjaga kesehatan, menolak gangguan, mengusir penyakit, menguatkan hati, mencerahkan wajah, membahagiakan jiwa, menghilangkan rasa malas, menguatkan anggota badan, melapangkan dada, memberi makanan bagi ruh, menerangi hati, menjaga nikmat, menolak musibah, mendatangkan keberkahan, menjauhkan dari setan, dan mendekatkan kepada Ar-Rahman.”
- Tahukah engkau bahwa Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang yang meninggalkan shalat?
Rasulullah ﷺ bersabda:
«لَا تَتْرُكِ الصَّلَاةَ مُتَعَمِّدًا، فَإِنَّهُ مَنْ تَرَكَ الصَّلَاةَ مُتَعَمِّدًا فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ وَرَسُولِهِ»
Artinya:
“Janganlah engkau meninggalkan shalat dengan sengaja. Barang siapa meninggalkan shalat dengan sengaja, maka terlepaslah jaminan Allah dan Rasul-Nya darinya.”
Yakni, ia tidak lagi memiliki perlindungan dan keamanan dari Allah.
- Tahukah engkau bahwa Nabi ﷺ menyebut meninggalkan shalat sebagai kekufuran?
Beliau ﷺ bersabda:
«بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلَاةِ»
Artinya:
“Pembatas antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat.”
- Riwayat Sahih Muslim
- Tahukah engkau bahwa orang yang meninggalkan shalat, jika meninggal dunia, tidak pantas dimakamkan di pemakaman kaum muslimin menurut sebagian ulama?
- Tahukah engkau bagaimana azab bagi orang yang meninggalkan shalat di alam kubur?
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis mimpi beliau:
«أَتَيْنَا عَلَى رَجُلٍ مُضْطَجِعٍ، وَإِذَا آخَرُ قَائِمٌ عَلَيْهِ بِصَخْرَةٍ، وَإِذَا هُوَ يَهْوِي بِالصَّخْرَةِ لِرَأْسِهِ فَيَثْلَغُ رَأْسَهُ…»
Beliau melihat seseorang yang kepalanya dihancurkan dengan batu besar, lalu kembali utuh dan diulang lagi siksa itu terus-menerus.
Kemudian Jibril berkata:
«إِنَّهُ الرَّجُلُ يَنَامُ عَنِ الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ»
Artinya:
“Itulah orang yang tidur (melalaikan diri) dari shalat wajib.”
- Riwayat Sahih al-Bukhari
- Tahukah engkau bahwa amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah shalat?
Rasulullah ﷺ bersabda:
«أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ صَلَحَ سَائِرُ عَمَلِهِ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ»
Artinya:
“Amalan pertama yang akan dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, maka rusaklah seluruh amalnya.”
- Tahukah engkau bahwa orang yang meninggalkan shalat akan dibangkitkan bersama Fir‘aun?
Rasulullah ﷺ bersabda:
«مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ تَكُنْ لَهُ نُورًا وَلَا بُرْهَانًا وَلَا نَجَاةً، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَقَارُونَ وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ»
Artinya:
“Barang siapa menjaga shalat, maka shalat itu akan menjadi cahaya, bukti, dan keselamatan baginya pada hari kiamat. Barang siapa tidak menjaganya, maka ia tidak memiliki cahaya, bukti, dan keselamatan, dan pada hari kiamat ia akan bersama Fir‘aun, Haman, Qarun, dan Ubay bin Khalaf.”
- Tahukah engkau bahwa orang yang meninggalkan shalat akan bersama para pendosa di neraka Jahannam?
Allah Ta‘ala berfirman:
﴿ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ إِلَّا أَصْحَابَ الْيَمِينِ فِي جَنَّاتٍ يَتَسَاءَلُونَ عَنِ الْمُجْرِمِينَ مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ ﴾
Artinya:
“Setiap jiwa tergadai dengan apa yang dikerjakannya, kecuali golongan kanan. Mereka berada di dalam surga, saling bertanya tentang orang-orang yang berdosa: ‘Apa yang memasukkan kalian ke dalam Saqar (neraka)?’ Mereka menjawab: ‘Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat.’”
(QS. Al-Muddatsir: 38–43)
Setelah semua ini…
mengapa engkau masih meninggalkan shalat?
Pilihan ada di tanganmu:
jalan menuju Allah Yang Maha Pengasih,
atau jalan menuju setan.
