Pertanyaan:
Apakah boleh membaca basmalah (بسم الله الرحمن الرحيم) sebelum mengucapkan takbiratul ihram ketika memulai salat?
Jawaban:
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah ﷺ.
Basmalah dalam salat dibaca setelah takbiratul ihram, setelah doa istiftah dan ta’awwudz (isti’adzah), yaitu sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Adapun membaca basmalah sebelum memulai salat dan sebelum takbiratul ihram, maka tidak ada riwayat yang sah dari Nabi ﷺ yang menunjukkan adanya dzikir atau doa tertentu sebelum takbiratul ihram.
Dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Da’imah disebutkan:
“Kami tidak mengetahui adanya doa yang disyariatkan setelah iqamah dan sebelum takbiratul ihram. Yang disyariatkan adalah mengucapkan sebagaimana yang diucapkan muazin ketika iqamah, bershalawat kepada Nabi ﷺ, memohon wasilah untuk beliau, kemudian menunggu hingga imam bertakbir lalu bertakbir sesudahnya.”
(Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah, 6/94)
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله juga berkata:
“كان صلى الله عليه وسلم إذا قام إلى الصلاة قال: الله أكبر، ولم يقل شيئاً قبلها.”
“Nabi ﷺ apabila berdiri untuk memulai salat, beliau mengucapkan: Allahu Akbar, dan beliau tidak mengucapkan sesuatu pun sebelumnya.”
(Zadul Ma’ad, 1/194)
Kesimpulan
- Basmalah disyariatkan di dalam salat, yaitu sebelum membaca Al-Fatihah.
- Tidak ada dalil yang menunjukkan disyariatkannya membaca basmalah sebelum takbiratul ihram.
- Karena tidak ada contoh dari Nabi ﷺ, maka seorang muslim tidak disyariatkan membaca basmalah sebelum takbiratul ihram.
- Yang sesuai sunnah adalah langsung memulai salat dengan mengucapkan:
الله أكبر
“Allah Maha Besar.”
kemudian membaca doa istiftah, ta’awwudz, dan basmalah sebelum Al-Fatihah.
Wallahu a‘lam.
